Dalam pemikiran masyarakat Jawa, segala sesuatu tidak berdiri sendiri dan saling terkait satu sama lain. Hal ini seperti yang terjadi pada pranata mangsa pada masa berikutnya. Pranata mangsa tidak hanya menjadi penanda musim, tetapi juga menjadi penanda nasib dan ramalan dengan mencocokkan warna baju dan cincin yang dipakai seseorang.
Penanggalan lain yang memiliki makna penting dalam masyarakat Jawa adalah penggunaan wuku. Wuku adalah satu kesatuan waktu yang berjumlah 7 hari dari Sabtu hingga Minggu. Jumlah satu siklus wuku ada 30, maka satu putaran wuku ada 210 hari.
Dari wuku kemudian berkembang pawukon atau ilmu tentang wuku. Pengetahuan dalam hal ini adalah baik dan buruk pengaruh suatu wuku bagi seseorang. Berikut 30 nama wuku: