admin@kitabatik.id
Sawit RT.03, Panggungharjo, Sewon, Bantul, DI Yogyakarta

Burung Betet

Oleh:
Zsa Zsa

Betet jawa atau betet biasa adalah penggambaran dari weton hari Jumat. Burung yang memiliki nama latin Psittacula alexandri ini merupakan anggota dari suku bayan. Dalam hal persebaran, terdapat beberapa wilayah, seperti ditemukan di kaki Pegunungan Himalaya, China, hingga Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Persebaran burung ini ada di beberapa pulau di Tanah Air. Mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Kepulauan Nias dihuni oleh betet jawa. Burung ini kebanyakan bisa ditemui di daerah hutan musim, hutan bakau, kebun jati dan kelapa, rawa gambut, hingga taman kota.

Dari ciri-cirinya, betet jawa bisa dikenali dengan ukuran 34 sentimeter. Burung ini memiliki ukuran kepala yang tergolong besar. Kemudian, bagian paruhnya ada warna merah berujung kuning. Bagian kepalanya abu-abu dan memiliki garis hitam tipis. Untuk pipi bawah dan dagunya berwarna hitam, perut hijau, hingga sayapnya berwarna kekuningan. Biasanya, betet jawa memilih untuk bertengger di berbagai ranting pohon yang ukurannya kecil. Hal ini lantaran memudahkannya untuk mencengkeram.

Dari segi kebiasaan, betet jawa kerap bergerombol bersama kelompoknya dalam jumlah banyak. Hal ini bisa diketahui pada saat terbang maupun ketika bersarang. Biasanya, ketika betet jawa sedang bertengger di pohon, maka tak jauh dari situ bakalan ada betet yang lain. Komunalisme betet ini juga terlihat pada saat sedang mencari makan. 

Betet jawa biasanya sering makan buah-buahan, biji-bijian, nektar, tunas pohon, hingga berbagai bunga-bungaan. Selain makan biji lunak, betet jawa kadang juga makan biji-bijian yang keras layaknya burung nuri mau kakatua.

Burung betet jawa ini memilih tinggal seperti burung hantu, yakni bersarang di dalam pohon. Biasanya, lubang pohon yang dijadikan sarang ini memakai bekas burung pelatuk, atau lubang lainnya yang sudah tersedia bagian pohon.

Dalam khazanah primbon Jawa, betet jawa juga menjadi berbagai pertanda. Salah satu pertanda ini adalah simbol keberuntungan. Simbol keberuntungan didasarkan pada sifat betet yang selalu ceria dan energik. Selain itu, pertanda lainnya dari betet jawa ini adalah melambangkan keberhasilan dalam komunikasi. Sifat kolektif dari burung ini pun sangat kuat dan merepresentasikan kehidupan sosial. Hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar pun mudah tercipta.

Zsa Zsa
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram